Menjual Produk Orang Lain Secara Online

Tahukah Anda bahwa kita bisa berbisnis dengan menjual produk orang lain secara online?

Kita tidak perlu produksi produk sendiri.

Banyak peluang dimana kita bisa meraih untung besar dengan menjual produk orang lain.

Bagaimana caranya?

Yuk kita simak …

4 Cara Menjual Produk Orang Lain Secara Online

Menjual Produk Orang Lain

Ada banyak cara bisnis atau usaha menjual produk orang lain secara online atau lewat internet. Saya mengelompokan ke dalam 4 cara yang salah satunya bisa Anda coba.

Cara Pertama Menjual Produk Orang Lain Secara Online: Afiliasi

Afiliasi adalah cara menjual produk orang lain dengan cara Anda mempromosikan “link khusus”. Melalui link khusus ini bisa ditelusuri siapa yang menawarkan produk dan akan mendapatkan komisi jika terjadi penjualan.

Anda tidak perlu repot melayani pembelian. Semua transaksi sudah ditangani oleh pengelola (merchant). Salah satu merchant yang cukup populer adalah Amazon.com dimana Anda bisa menjual berbagai produk mulai dari buku, elektronik, herbal, dan sebagainya.

Produk yang bisa dijual melalui sistem afiliasi bisa berupa produk fisik maupun produk digital (ebook, video, software). Penyelanggaranya pun banyak sekali mulai dari perusahaan besar sampai ke individu.

Peluangnya sangat banyak. Untuk produk fisik komisinya biasanya lebih kecil dibandingkan produk digital. Menjual produk fisik relatif lebih mudah dibanding produk digital.

Cara Kedua Menjadi Reseller

Reseller sebenarnya cara menjual produk orang lain yang cukup umum di internet maupun di dunia offline. Sistemnya sederhana, Anda membeli produk kemudian Anda jual lagi. Biasanya Anda membeli produk secara grosir atau kulakan untuk dijual dengan harga normal.

Bisa untuk produk fisik bisa juga untuk produk digital. Untuk produk digital pastikan Anda punya hak menjual kembali (Resell  Right). Jangan dengan alasan bisa dicopy semua produk digital boleh dijual. Tidak, hanya jika Anda punyak hak jual. Selain itu artinya pembajakan.

Kalau produk fisik artinya sudah sangat umum. Ada beberapa tingkatan menjual produk secara reseller.

  1. Agen
  2. Distributor
  3. Grosir
  4. Reseller

Sebenarnya istilahnya tidak baku ya. Tiap orang menerapkannya secara berbeda. Yang perlu Anda fahami adalah ada tingkatannya.

Anda bisa memilih mau yang mana, apakah menjadi agen. Misalnya agen adalah mereka yang beli langsung ke produsen dengan diskon paling besar. Agen bisa menjual ke distributor, tentu dengan diskon yang lebih kecil dibanding Agen, agar agen mendapatkan keuntungan dari selisihnya.

Distributor bisa menjual ke Grosir, dengan diskon yang lebih kecil juga. Kemudian grosir menjual ke reseller atau pengecer. Sekali lagi jangan terjebak dengan istilah, yang penting Anda memahami bahwa ada tingkatannya.

Contoh besaran diskon akan ditentukan oleh tingakatan Anda, sebagai contoh saja:

  • Agen dapat diskon 60%
  • Distributor dapat diskon 50%
  • Grosir dapat diskon 40%
  • Reseller dapat diskon 30%

Biasanya belanjanya juga beda-beda. Semakin tinggi tingkatan semakin besar syaratnya. Sebagai contoh

  • Agen dapat diskon 60% dengan pembelian minimal 100 lusin
  • Distributor dapat diskon 50% dengan pembelian minimal 50 lusin
  • Grosir dapat diskon 40% dengan pembelian minimal 10 lusin
  • Reseller dapat diskon 30% dengan pembelian minimal 2 lusin

Sekali lagi, angka-angka diatas hanya contoh. Angkanya akan ditentukan oleh pemilik barang atau brand. Jika Anda setuju, Anda silahkan bergabung. Jika tidak, cari saja yang lain.

Cara Ketiga Dengan Cara Dropshipping

Dropshipping adalah model berjualan dimana Anda benar-benar tidak memiliki produk sendiri. Anda menjual tetapi yang mengirim pesanan ke palanggan adalah pemilik produk. Anda fokus ke promosi saja. Lupakan modal untuk stok, lupakan mengelola stok.

Disini ada 3 pihak:

  1. Customer
  2. Toko online Anda
  3. Supplier

Lihat diagram, customer memesan produk kepada Anda. Kemudian Anda memesan ke supplier untuk dikirim ke customer atas nama Anda.

Cara Keempat Adalah Kerjasama

Cara keempat dengan kerja sama dengan supplier atau pemilik produknya dengan model bisnis yang lebih fleksible. Artinya Anda bisa membuat deal sendiri dengan pemilik produk. Modelnya bisa diluar ketiga model diatas atau bisa juga campuran model berjualan tersebut.

Banyak pemilik produk yang kesulitan menjual produk. Anda bisa bekerja sama dengan mereka dimana Anda menjadi pemasar dan mereka yang menyiapkan produk.

Kunci Sukses Menjual Produk Orang Lain Secara Online

Dimana pun kunci sukses tidak jauh dengan kerja keras. Jika Anda mau sukses, Anda harus mau kerja keras, tidak malas, dan rajin. Menjual, menjual dan menjual.

2 Skill Yang Penting Dikuasai

Ada 2 sekill yang penting dikuasai untuk memulai bisnis ini. Tentu saja, sebenarnya Anda harus bisa menguasai ilmu dan skill secara menyeluruh. Namun bagi Anda yang baru memulai, fokus saja menguasai kedua skill berikut ini:

  1. Negosiasi dengan pemilik produk.
  2. Menjual produk secara online.

Kadang tidak mudah untuk mendapatkan produk, apalagi produk yang bakal laris dan diburu orang. Anda perlu memiliki kemampuan bernegosiasi dengan pemilik produk, bagaimana caranya agar Anda bisa menjual produk mereka tanpa modal dengan keuntungan yang sebesar mungkin.

Dan tentu saja, Anda harus mempu menjual produk orang lain secara online. Jika tidak bisa menjual, bagaimana Anda bisa menjualkan produk orang lain.

Banyak orang yang mau menjadi reseller atau menjadi dropshipper sebuah produk. Setelah mendaftar kemudian mereka mencoba menawarkan. Tidak laku juga, kemudian berhenti dan mencari produk lain.

Padahal bisa jadi kemampuan Anda menjual tidak mencukupi. Percuma ganti produk, jika tidak bisa menjual tetap saja tidak akan laku. Sementara jika Anda jago menjual secara online, produk apa pun bisa laku. Bahkan bisa jadi para pemilik produk yang mengejar Anda untuk dijualkan produknya.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *