Empat Langkah Penting Dalam Membangun Bisnis Sukses

Membangun Bisnis Sukses Diawali Rencana Bisnis

Membangun BisnisMemang benar, membangun bisnis yang sukses dan menguntungkan bukanlah tugas yang mudah. Ada banyak faktor yang mempengaruhi keberhasilan kita termasuk persaingan, timing, dan permintaan, dimana Anda memiliki kontrol yang kecil saat permulaan.

Anggaplah semua faktor luar tersebut sudah bisa Anda atasi, memiliki rencana bisnis akan memudahkan Anda memiliki bisnis yang sukses. Banyak yang menganggap kita tidak perlu capek-capek membuat rencana bisnis karena anggapan mereka membuat rencana bisnis itu sulit dan ribet. Sebenarnya, untuk ukuran bisnis rumahan atau yang diperlukan saat membangun bisnis, kita cukup membuat rencana bisnis yang sederhana. Anda bisa membuat rencana bisnis lebih lengkap sejalan dengan perkembangan bisnis Anda.

Empat Langkah Membangun Bisnis Sukses

Berikut adalah empat langkah sederhana dalam membangun bisnis Anda. Ini adalah rencana bisnis Anda, tidak ribet tetapi memberikan arahan yang jelas bagi bisnis Anda.

Anda Akan Membangun Bisnis Apa?

Langkah pertama dalam membangun bisnis adalah menentukan bisnis Anda. Apa yang akan Anda jual? Kejelasan Anda menentukan apa yang dijual akan menjiwai semua aktivitas Anda saat membangun bisnis maupun saat Anda menjalankan bisnis.

Penentukan ini juga sangat penting agar Anda bisa melihat persaingan dengan jelas dan tepat. Jika Anda salah melihat pesaing Anda Anda tidak akan pernah memenangkan persaingan. Misalnya, saat kereta api mengatakan bahwa mereka bisnis kereta api, ini adalah kesalahan besar, karena ternyata kereta api bisa tersisihkan oleh keberadaan mobil travel dengan kecepatan yang sama dan dengan pilihan waktu yang beragam.

Travel tidak dianggap saingan jika hanya melihat kereta api. Namun dalam industri kendaraan darat, maka travel adalah saingan kereta api. Kesalahan menentukan bisnis apa bisa membahayakan keberlangsungan bisnis Anda.

Jadi ini adalah langkah penting, Anda mau bisnis apa? Apa yang Anda jual, dalam industri apa bisnis Anda berada?

Siapa Target Pasar Anda

Langkah kedua dalam membangun bisnis adalah menentukan siapa target pasar Anda. Memahami target pasar Anda sangat penting untuk membuat produk atau menyediakan jasa dan bagaimana cara berkomunikasi dengan mereka.

Sebagai contoh, saat Anda membidik target pasar ekonomi bawah, akan berbeda dengan ekonomi menengah, dan ekonomi atas. Misalnya, jika Anda membuka restoran untuk kalangan menegah ke bawah, perang harga mungkin tidak akan memberikan pengaruh banyak. Kualitas dan kenyamanan akan memegang peranan penting. Begitu juga, jika Anda membidik kalangan bawah, maka harga menjadi faktor yang penting.

Anda harus mengetahu siapa target pasar Anda dan bagaimana karakter mereka, sehingga Anda bisa membuat produk dan menyediakan jasa disesuaikan dengan target pasar. Kemudian bagaimana cara mengemas dan cara berkomunikasi dengan target pasar Anda pun akan berbeda.

Kejelasan target pasar pun akan mempermudah Anda menjangkau mereka. Apakah menjangkau mereka melalui TV, melalui koran, melalui majalah tertentu, atau cara menjangkau lainnya. Setiap target pasar memungkinkan perbedaan cara menjangkaunya.

Jadi langkah kedua dalam membangun bisnis Anda ialah menentukan siapa target Anda, gambarkan profil pelanggan ideal Anda sejelas mungkin.

Susun Strategi Pemasaran

Apa itu strategi pemasaran? Strategi pemasaran adalah pada intinya bagaimana menempatkan diri Anda di mata, di tempat, dan di benak target pasar Anda. Strategi pemasaran bisa dilakukan jika Anda sudah memahami siapa target pasar Anda. Strategi pemasaran adalah positioning.

Setelah Anda menentukan bagaimana strategi pemasaran Anda, maka Anda bisa mulai menyusun taktik pemasaran Anda, misalnya:

  1. Dimana Anda akan membangun toko atau tempat usaha Anda?
  2. Dimana Anda akan memasang iklan atau mempromosikan produk Anda?
  3. Apa dan bagaimana isi materi pemasaran Anda?
  4. Apa yang dikatakan saat Anda menjual produk atau jasa Anda?
  5. Apa brand/merk bisnis Anda?

Dan masih banyak taktik-taktik pemasaran lainnya. Pada intinya adalah Anda akan bisa menjalankan taktik pemasaran setelah ada kejelasan strategi pemasaran Anda.

Banyak yang mengatakam, sulit menusun strategi. Hal ini disebabkan karena langkah awalnya belum dilakukan, yaitu mau bisnis apa dan kepada siapa kita menjual produk kita (targeting). Jika kedua langkah ini sudah Anda lakukan, maka menempatkan posisi produk atau jasa Anda akan lebih mudah.

Strategi pemasaran juga akan sangat berkaitan dengan diferensiasi, yaitu bagaimana Anda membedakan diri dengan pesaing Anda. Perbedaan inilah yang menjadikan pasar memilih produk Anda bukan produk orang lain.

Belajarlah Dari Orang Lain

Ada pemahaman yang salah, yaitu kalau mau bisnis langsung praktek dan praktek saja. Jika Anda mau belajar berenang, Anda harus nyemplung ke kolam agar cepat bisa. Hal ini benar, tapi hati-hati karena nyemplung ke kolam bisa menjadikan Anda tenggelam dan mati. Begitu juga dengan bisnis, jangan sampai Anda terjun langsung ke bisnis, kemudian “tenggelam” dan “mati”.

Artinya, meski praktek memang peranan ini dalam keberhasilan, tetapi Anda tetap memerlukan periapan ilmu agar Anda tidak celaka. Sebelum Anda masuk ke kolam, Anda harus memastikan kedalaman kolam dan ada orang yang siap-siap membantu Anda jika ada apa-apa. Begitu juga dalam bisnis, ada hal-hal dasar yang perlu Anda ketahui sebelum Anda terjun agar tidak gagal.

Dari mana kita belajar?

Ada banyak sumber belajar kita. Anda bisa belajar kepada orang-orang yang sudah berhasil pada bidang Anda. Atau Anda bisa belajar dari buku, sebab orang sukses tidak mungkin mengajari ribuan orang sekaligus, maka dia menulis buku atau mengadakan seminar untuk membagikan pengalamannya.

Tentu saja, perlu keseimbangan antara praktik dan teori, antara belajar dan langsung bertindak. Jangan hanya belajar melulu tanpa tindakan dan juga jangan hanya bertindak tanpa belajar. Banyak orang yang kerja keras tetapi tidak mendapatkan kemajuan, karena dia kurang belajar.

Prinsip Membangun Bisnis

Ada dua kesalahan yang sering terjadi saat orang akan membangun bisnis:

Pertama sibuk atau bingung mendapatkan modal. Hanya satu yang ada dalam pikirannya, “Jika saya punya modal, saya bisa bisnis.” Seolah tanpa modal uang, dia tidak bisa memulai bisnis.

Kedua langsung membuat produk atau jasa. Padahal dia belum mengetahui, untuk siapa produk dan jasa yang mereka sediakan. Bagaimana cara memasarkannya?

Padahal ada hal lain, yang lebih penting dibandingkan dengan modal dan produk, yaitu rencana, persiapan, dan kesabaran. Ini adalah tiga prinsip yang harus kita pedang saat membangun bisnis.

Perencanaan

Katanya, jika Anda gagal merencanakan, sama artinya merencanakan untuk gagal. Rencana pada intinya memastikan apa yang harus dilakukan bisa terlaksana. Jika seandainya ada satu hal yang terlewat, maka bisa mengganggu bisnis Anda. Jadi rencanakanlah apa saja yang harus Anda lakukan, selesaikan, atau dapatkan agar bisnis Anda berjalan.

Ada dua kesalahan umum berkaitan dengan rencana:

Pertama: tidak membuat rencana.
Kedua: rencananya terlalu rumit sehingga tidak bisa dilakukan.

Jadi, buatlah rencana yang sederhana, sekedar cukup memberi arah kemana Anda bertindak. Rencana ibarat lampu mobil. Lampu mobil hanya mampu menerangi jalan dalam hitungan meter, tetapi perjalanan sepanjang ratusan kilometer bisa diterangi oleh lampu mobil Anda. Lampu mobil memberikan kejelasan arah yang akan dicapai yang tepat ada di depan kita.

Persiapan

Persiapkan apa yang harus disiapkan dalam membangun bisnis. Banyak orang yang berhenti dalam bisnis karena kurangnya persiapan. Banyak persiapan yang harus dilakukan dan ini perlu dimasukan dalam rencana Anda. Apa yang perlu disiapkan adalah apa-apa yang harus ada agar bisnis Anda bisa berjalan. Tidak harus sempurna, yang penting bisa berjalan sampai kita menyempurnakan dalam perjalanan bisnis.

Ada dua kesalahan berkaitan dengan persiapan:

Pertama: Anda sudah bisa menebak? Ya, tidak melakukan persiapan sama sekali.

Kedua: Anda mempersiapkan diri mencari saat yang sempurna. Anda tidak akan pernah mendapatkan kondisi yang sempurna, sehingga Anda akan sulit untuk bertindak. Yang Anda perlukan adalah persiapan dasar agar bisnis berjalan. Kemudian seiring perkembangan bisnis, Anda menyempurnakan usaha Anda.

Kesabaran

Dan prinsip yang ketiga adalah kesabaran. Membangun bisnis seperti membangun pipa pengalir air. Anda perlu waktu untuk mendapatkan hasil yang pertama, tetapi sekali berhasil, air akan mengalir terus. Berbeda jika Anda mengangkut air, mungkin akan langsung mendapatkan air saat itu juga, tetapi Anda harus setiap haru mengangkut air.

Kesabaran adalah prinsip mutlak yang diperlukan untuk meraih keberhasilan bisnis. Sabar bukan berarti diam, tetapi justru pebisnis yang sabar adalah orang yang teguh, tetap berusaha untuk mewujudkan bisnis idamannya. Kesabaran adalah sumber kekuatan Anda. Sabar akan menjadikan Anda pantang menyerah.

Kesimpulan

Jadi ada empat langkah penting dan 3 prinsip dalam membangun bisnis sukses. Empat langkah itu adalah kejelasan bisnis Anda, kejelasan pasar Anda, sehingga Anda bisa menyusun strategi pemasaran yang tepat. Anda juga disarankan untuk belajar kepada orang lain untuk meningkatkan peluang keberhasilan Anda.

Kemudian ada 3 prinsip yang akan memastikan Anda berhasil dalam bisnis, yaitu perencanaan, persiapan, dan kesabaran.

Mudah-mudahan artikel in bisa membantu Anda yang sedang membangun bisnis.

Clip to Evernote

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *