Cara Berbisnis Online – Panduan Lengkap Untuk Pemula

Cara Berbisnis Online Sama Dengan Bisnis Offline

berbisnis onlinePada dasarnya, cara berbisnis online itu sama saja dengan bisnis offline. Yang membedakannya adalah media yang digunakan adalah media online baik berkaitan dengan produk atau jasa, cara pemasaran, dan media pengiriman. Dari segi konsep bisnis, sama saja baik online maupun offline.

Banyak yang menganggap cara berbisnis online itu serba mudah dan serba gratis. Mindset berpikir bisa itu memang harus, namun jangan berpikir bahwa online atau internet adalah segala-galanya, sehingga menyepelekan cara berbisnis online.

Tidak sedikit orang yang semangat berbisnis online, namun setelah beberapa bulan dia mengeluh. Ternyata sulit. Kemudian dia menyerah.

Mengapa hal ini terjadi?

Karena dia menganggap cara berbisnis online itu serba mudah dan serba gratis. Saat ada kesulitan dan saat memerlukan investasi, dia akhirnya menyerah. Untuk itu, sejak awal saya katakan bagi Anda yang ingin terjun ke bisnis online, bahwa bisnis internet itu sama dengan bisnis offline, atau bisnis pada umumnya.

Realistis saja, dalam bisnis online kita akan bertemu dengan persaingan. Bukan hanya kita yang bisnis. Ada jutaan orang yang berbisnis. Artinya kita harus memenangkan persaingan itu. Sama halnya dengan dengan pada umumnya yang selalu memiliki persaingan.

Cara Berbisnis Online Punya Kelebihan?

Ya tentu saja. Cara berbisnis online punya banyak kelebihan dibandingkan cara berbisnis offline. Namun sebaliknya, bisnis internet pun ada kelemahannya dibandingkan dengan cara bisnis offline. Sekali lagi, online atau internet bukan segalanya.

Yang perlu kita ketahui adalah apa saja kelebihan usaha online dan bagaimana kita memanfaatkan kelebihan itu.

Berikut adalah beberapa kelebihan bisnis online yang bisa dimanfaatkan:

  1. Jangkauan yang lebih luas. Dengan memasuki bisnis online, artinya Anda bisa menjangkau pasar nasional dan internasional. Saya kira, ini adalah salah satu keunggulan utama dalam bisnis online dibandingkan dengan bisnis offline, karena internet tersambung ke seluruh dunia.
  2. Akses 24 jam sehari dan 7 hari seminggu. Artinya Anda bisa menampilkan penawaran Anda non stop. Bahkan saat Anda tidur, penawaran Anda bisa diakses oleh semua orang dari belahan bumi mana pun.
  3. Modal relatif lebih rendah. Ya, dengan online ada beberapa modal yang bisa kita kurangi. Ada beberapa aktivitas bisnis yang menjadi murah dan cepat dengan bantuan bisnis online. Namun, bukan berarti tanpa modal dan serba gratis.
  4. Banyak Perangkat Otomatis. Ini juga menarik, dengan bisnis internet kita bisa memanfaatkan perangkat otomatis yang memudahkan kerja kita. Seperti email otomatis, dimana kita bisa menjawab email secara otomatis dan mengirimkan email secara berkala, dan otomatis juga.
  5. Keunggulan Media Digital. Media digital itu mudah ditransfer dan bisa dicari. Termasuk adanya mesin pencari yang memungkinkan pasar menemukan produk kita. Media digital juga mudah menyebar, artinya bisa dimanfaatkan untuk pemasaran getok tular (viral marketing).
  6. Kemudahan komunikasi. Ada banyak cara berkomunikasi secara online, mulai dari email, chatting, sosial media, dan sebagainya. Hemat biaya dan realtime.

Kombinasi Dengan Offline

Memang banyak bisnis internet yang bisa dilakukan seluruhnya hanya dengan online. Ada juga yang harus disertai offline. Jadi tidak selamanya online 100%. Tergantung bisnis apa yang Anda pilih.

Yang kedua, bisnis online juga bisa menjadi pelengkap bisnis offline Anda. Jika selama ini bisnis Anda hanya dijalankan secara offline, maka Anda bisa mengkombinasikannya dengan online. Bahkan berjualan bakso pun bisa dikombinasikan dengan pemasaran online.

Memang, tidak bisa makan bakso secara online. Tapi Anda bisa mengenalkan kedai bakso Anda melalui internet. Semakin banyak orang mengetahui bakso Anda, akan semakin besar peluangnya. Apalagi jika bakso Anda menawarkan keunggulan yang tidak dimiliki kedai yang lain. Pemasaran online akan sangat membantu.

Bisakah Semua Produk Dijual Online?

Jawabannya bisa. Pertanyaanya, bakal laku atau tidak? Misalnya Anda menjual air kemasan dalam botol. Bisa dilakukan, tapi apakah bakal ada yang beli? Buat apa pesan dari internet, kita bisa membelinya di warung samping rumah. Cepat dan sederhana dibandingkan pesan via internet.

Inilah yang akan menjadi pertimbangan kita. Kita harus memberikan alasan yang kuat, mengapa orang membeli produk secara online dari kita. Pemilihan produk juga sangat penting dalam bisnis online. Salah satu kriterianya adalah jangan menjual produk yang mudah didapatkan secara online.

Pada dasarnya kita bisa menjual produk dan jasa apa saja. Dengan catatan, orang memiliki alasan kuat membeli produk secara online dibandingkan membeli produk offline.

Mulailah Dengan Memilih Mau Menjual Apa?

“Saya mau bisnis internet, tapi bingung mulai darimana?”

Saya selalu menjawab, mulai dengan ide. Jika Anda bingung ide apa, mulai dengan ide produk atau jasa yang akan Anda jual. Banyak sekali pilihannya:

Kelima pilihan ini bisa dikembangkan lagi menjadi lebih banyak lagi pilihan dan tidak terbatas.

Salah satu pertanyaan yang sering diajukan adalah

“Bagaimana kita mendapatkan bayaran dari setiap orang yang mengunjungi blog kita?”

Ini mungkin yang menjadi magnet bisnis online, bisa mendapatkan uang, dari orang yang mengunjungi blog kita, tanpa menjual produk apa pun. 🙂

Ya tentu saja, tapi ini hanya salah satu dari sekian ide bisnis internet. Anda memang bisa mendapatkan uang dari setiap kunjungan dengan cara menjual jasa pemasaran. Anda bisa kerja sama dengan Google yang disebut dengan Google Adsense. Dan, bukan hanya Google, masih banyak yang lainnya.

Langkah pertama cara berbisnis online ialah dengan menentukan Anda mau menjual apa. Memang bisnis internet itu jualan? Ya, namanya bisnis selalu menjual. Cara lain untuk mendapatkan uang ialah dengan bekerja, namun disini kita sedang bicara bisnis, jadi tentu harus menjual.

Untuk melihat berbagai ide bisnis dan peluang, silahkan lihat di halaman ini. Insya Allah akan diupdate terus.

“Pak saya mau bisnis internet.”

Maka jawaban saya selalu; “Mau jual apa?”

Jadi tentukan Anda mau menjual apa? Produk atau jasa yang Anda pilih harus memiliki kriteria:

  • sesuai dengan aset yang Anda miliki
  • sesuai dengan potensi yang Anda miliki
  • sesuai dengan bidang Anda
  • memiliki potensi pasar (penghasilan) yang cukup
  • memiliki potensi untuk dikembangkan lebih luas

OK, sebelum melangkah lebih jauh, putuskan dulu. Jika masih bingung, silahkan pelajari berbagai peluang. Saya ulangi BERBAGAI peluang agar Anda bijak dalam memilih. Saya prihatin, banyak orang terjebak di money game karena kurang wawasan saat memilih ide bisnis.

Langkah Kedua Adalah Strategi

Bukannya membuat website?

Membuat website itu masalah teknis. Mudah. Justru yang penting adalah strategi.

Kadang ada orang yang mengatakan, “tidak perlu strategi-strategian, yang penting action!”

Pertanyaanya, buat apa Anda action menawarkan produk tapi tidak ada yang mau beli? Hayo? Buat apa? Action sich action, kalau tanpa hasil?

Lalu bagaimana supaya berhasil? Itulah strategi! Strategi adalah bagaimana agar Anda berhasil dengan melihat medan perang …. eh melihat pasar dan persaingan.

Mudah koq strategi itu, setelah Anda melihat pasar dan persaingan, produk atau jasa Anda mau memposisikan diri seperti apa? Kata orang marketing, strategi adalah positioning. Artinya memposisikan diri pada posisi yang paling menguntungkan. Anda akan mengetahui posisi yang menguntungkan setelah mengetahui target pasar Anda.

Jadi, pertanyaannya, siapa target pasar?

Jika Anda mengatakan semua orang, artinya Anda belum punya target. Tidak punya target Anda tidak akan punya strategi. Tanpa strategi Anda tidak akan menang. Nah lho!

Koq ribet sich … harus ada target pasar dan harus ada strategi segala.

Kalau tidak mau ribet, silahkan langsung action saja. Serius, silahkan tidak usah baca artikel ini.

Bagi yang mau ribet, silahkan baca. 🙂

Saat kita sudah mengetahui target pasar kita, kemudian kita rancang produk yang pas sesuai yang diinginkan dan dibutuhkan target pasar kita, maka saat target pasar kita akan membeli produk, produk siapa yang akan dibeli? Pastinya produk kita.

Orang akan membeli produk yang paling cocok dengan keinginan/kebutuhan mereka. Jika kita mampu mencocokkan produk kita dengan keinginan/kebutuhan mereka, maka produk kita akan laris. Inilah strategi! Masih tidak mau strategi-strategian?

Langkah Ketiga Adalah Taktik

“Nah lho … saya kira langsung membuat website?”

Sekali lagi, website hanyalah bagian dari berbisnis internet, tapi bukan segalanya. Kalau Anda mau membuat website, saya tanya, untuk apa?

“Untuk menjual.”

Nah itulah salah satu taktik. Menjual adalah salah satu taktik bisnis. Namun inti dari taktik bukan menjual. Taktik itu adalah bagaimana Anda membedakan diri dan mengkomunikasikan perbedaan itu kepada target pasar.

Kenapa harus membedakan diri?

Mudah, kalau ada dua kedai bakso, dua-duanya kosong, Anda mau milih yang mana?

Yang paling enak?

Anda akan memilih kedai bakso yang paling enak. Nah itulah perbedaan. Anda harus bisa memberikan alasan kepada target pasar, kenapa harus memilih produk Anda bukan produk orang lain. Jika tidak, maka pasar bisa saja akan memilih produk orang lain. Ini adalah taktik!

Nggak mau main taktik? Jangan salahin saya kalau tidak laku ya.

Tapi ada koq orang sukses bisnis tanpa strategi dan taktik?

Tunjukan kepada saya, saya akan analisa strategi dan taktik dia. Artinya pasti bisnis tersebut menggunakan strategi yang jitu dan taktik yang ampuh, meski pun pemiliknya tidak menyadari (atau tidak tau teori strategi dan taktik pemasaran, tapi dia menggunakannya).

Bisa saja dia jago atau sudah feeling dalam menerapkan strategi dan taktik. Kalau marketing feeling Anda sudah kuat, memang tidak perlu belajar pemasaran. Silahkan langsung action, feeling Anda akan menuntun Anda.

Feeling bisa didapatkan dari:

  • ilmu
  • pengamatan
  • pengalaman

Bisa salah satu atau kombinasi dari ketiganya. Nanti juga, Anda tidak akan repot dengan memilikirkan strategi dan taktik saat feeling Anda sudah kuat.

Anda tidak perlu belajar strategi dan taktik, tapi Anda harus menggunakan strategi dan taktik, jika mau menang dalam persaingan bisnis. Serius lho … Silahkan!

OK kita lanjutkan. Langkah sekarang adalah Anda menentukan perbedaan produk atau jasa Anda dan bagaimana cara mengkomunikasikannya. Bisa dengan blog, bisa dengan sales letter, bisa juga dengan toko online.

Oh ya, yang disebut perbedaan tidak selalu hanya dengan membedakan produk, tetapi juga membedakan diri dari segi pelayanan. Anda bisa menjual produk dan jasa yang sama, tetapi memiliki perbedaan dari segi pelayanannya.

Setelah Anda memiliki strategi dan taktik, maka membuat website menjadi lebih terarah. Tidak asalah membuat website. Sebagai contoh, jika Anda memilih strategi menjadi penyedia jasa yang kredibel, apakah masih akan menggunakan website gratisan? Apakah desain website akan asal-asalan? Jelas tidak sesuai dengan strategi Anda.

Menyiapkan Alat Perang

Ih serem … 🙂

Anda akan lebih bijak dan efektif saat memilih peralatan berbisnis online. Setelah memiliki strategi dan jitu, Anda bisa memilih dengan tepat alat-alat yang dibutuhkan sesuai dengan strategi dan taktik. Kesalahan yang sering terjadi:

  • Investasi pada alat yang sebenarnya tidak perlukan. Ini terjadi karena tidak memiliki strategi dan taktik. Ini adalah pemborosan.
  • Melewatkan alat yang sebenarnya sangat vital untuk bisnis Anda. Sayang bukan? Ada potensi besar namun terlewat karena kita tidak sadar bahwa kita membutuhkan. Ini akibat kita tidak memiliki strategi dan taktik.

Inilah alat-alat berbisnis online yang bisa Anda pilih:

Peralatan Dasar

Tentu saja, jika akan berbisnis online, peralatan dasar agar bisa menjalankan bisnis harus dimiliki:

  1. Komputer atau laptop. Ini penting meski Anda memiliki tablet atau smartphone, keberadaan komputer atau laptop sangat krusial dalam bisnis.
  2. Modem atau apa pun untuk koneksi internet.
  3. Printer juga sangat penting untuk mendukung pelayanan.
  4. Kamera, jika Anda berbisnis online produk fisik, kamera yang memadai sangat diperlukan. Atau Anda akan membayar profesional untuk pemotretan.

Website Untuk Bisnis

  1. Website profil. Biasanya untuk menampilkan profil bisnis atau perusahaan. Website hanya sebagai identitas, namun tetap bermanfaat saat membangun kepercayaan dan kredibilitas. Misalnya dengan menampilkan aset yang dimiliki serta portfolio perusahaan yang menjadikan target pasar menjadi persaya.
  2. Toko Online. Sesuai namanya, toko online untuk menjual produk secara ritel, bisa juga grosiran. Fungsi toko online adalah menampilkan banyak produk yang dilengkapi keranjang belanja.
  3. Sales letter. Biasanya berupa website singkat (mini site) yang hanya menampilkan beberapa halaman. Tujuannya hanya menawarkan beberapa produk atau jasa. Ada juga yang dilengkapi sistem afiliasi.
  4. Blog. Blog itu bukan hanya worpdress.com atau blogspot.com. Itu hanya dua jenis blog gratisan. Anda bisa membuat blog profesional dengan domain dan hosting sendiri. Fungsinya sebagai media komunikasi, informasi, edukasi, dan juga mendatangkan kunjungan dari mesin pencari.

Kombinasi website plus strategi plus taktik yang akan menghasilkan penjualan. Lihat juga artikel lainnya agar website Anda menjual: Bagaimana Cara Membuat Website Yang Menghasilkan?

Social Media

Sekarang jamannya social media, jadi ada baiknya Anda memanfaatkan social media untuk pemasaran Anda. Fungsi dari social media:

  • Komunikasi dengan pasar
  • Bisa untuk customer service
  • Pemasaran secara viral
  • Branding
  • Menjual langsung

Apa saja sosial media? Sangat banyak, kita bahas yang populer saja.

  1. Facebook. Ada fasilitas dari Facebook untuk bisnis, disebut Page (halaman). Contohnya halaman menjemput rezeki seperti disamping.
  2. Twitter. Ini sama saja, untuk pribadi maupun untuk bisnis. Belum ada fasilitas khusus.
  3. Google Plus. Nah, di google ada fasilitas untuk bisnis, yaitu Google Page. Mirip dengan Facebook Page
  4. LinkedIn. Sebuah sosial media yang didesain untuk membangun jaringan profesional. Anda bisa mencari talen disini atau menawarkan jasa Anda sendiri ke orang lain.
  5. dan masih banyak yang lainnya.

Email

Email masih menjadi alat komunikasi yang penting. Jadi jangan abaikan dengan email.

  1. Email perusahaan. Tentu untuk berkomunikasi, baik dengan pelanggan atau pun dengan mitra bisnis.
  2. Autoresponder. Ini sangat penting karena bisa digunakan untuk menampung data base email dan melakukan otomatisasi respon dan pengiriman email.

Alat Komunikasi Lainnya

Meski pun semua yang disebutkan diatas bisa dijadikan alat komunikasi, namun untuk membudahkan kita berkomunikasi, kita perlu melengkapi dengan alat komunikasi lainnya yang umum digunakan oleh target pasar kita.

  1. Telephon atau handphone untuk telpon dan SMS. Sebagian besar masyarakat masih menggunakannya.
  2. Blackberry. Karena cukup banyak yang menggunakannya, jadi cukup penting memiliki BB untuk komunikasi dengan pelanggan.
  3. WhatsApp. Penting untuk melayani pengguna smartphone selain BB.
  4. Chatting online seperti Yahoo Messenger, Skype, dan Google Talk.

Berapa Modal Yang Diperlukan?

Jika Anda melihat paparan diatas, berapa modal yang diperlukan? Tergentung sejauh mana aset yang sudah Anda miliki. Jika benar-benar nol, tidak punya komputer, laptop, dan BB, mungkin perlu belasan juta untuk alat ini saja (tergantung kualitas juga).

Besarkan belasan juta rupiah untuk bisnis online?

Suka ada yang mengatakan mahal sekali. Kenapa? Karena mindset mereka yang menggap bahwa bisnis internet itu serba gratis dan serba mudah. Sehingga saat lihat angka, mereka kaget. Padahal jika dibandingkan bisnis offline, angka ini cukup murah.

Bukankah Bisa Bisnis Tanpa Modal?

Tidak, seperti dibahas di artikel lain, saya jawab: tidak bisa. Anda harus mengeluarkan modal untuk bisnis. Tinggal Anda pilih:

  • Jika Anda tidak mau/mampu mengeluarkan modal uang, maka Anda harus mengeluarkan modal berupa waktu dan kerja keras. Bukankah waktu dan kerja keras juga modal? Time is money. Anda mengalokasikan waktu untuk membangun bisnis, artinya sama dengan mengeluarkan uang.
  • Jika Anda mau dan sanggup mengeluarkan uang, sebaiknya silahkan mengeluarkan uang untuk investasi. Bisnis Anda akan lebih cepat menghasilkan dan berkembang.

Modal Tidak Menjamin Sukses

Sama, bisnis tanpa modal uang pun sama. Sama-sama tidak menjamin sukses. Yang berbeda adalah Anda kehilangan uang atau kehilangan waktu saat mengalami kegagalan? Menurut saya waktu dan uang sama-sama berharga. Uang bisa dicari lagi, sementara waktu tidak bisa kembali.

Semua keputusan Anda, apakah Anda mau mengeluarkan modal uang atau membangun bisnis dengan waktu dan kerja keras.

Tapi Saya Masih Bingung

Bingung adalah hal yang wajar. Yang membedakan antara orang sukses dengan pecundang adalah, mereka berusaha mengatasi kebingungannya. Jika bingung, mereka akan belajar, bertanya, atau mencoba.

Seringkali, dengan mencoba Anda akan menemukan jawaban. Dengan belajar, kebingungan bisa hilang. Bertanya juga bisa menemukan jawaban.

Yang menjadi masalah adalah sering kali pemula itu tidak sabaran. Saat tidak menemukan solusi, dia menyerah. Saat tidak mendapatkan jawaban dari orang yang ditanya, dia marah. Saat sudah mencoba dan gagal, dia mengeluh.

Semua perlu proses. Saat Anda tidak menemukan solusi, teruslah cari. Sampai kapan? Ya sampai ketemu atau silahkan menyerah saja. Sebab hanya ada dua pilihan, terus mencoba dan mencari atau menyerah. Terserah Anda.

Saat Anda bertanya, namun tidak mendapatkan jawaban, Anda tidak berhak marah. Bahkan, jika Anda marah, Anda akan kehilangan peluang membangun relasi dengan orang yang Anda tanya. Banyak alasan kenapa para master tidak menjawab. Namun apa pun alasannya, Anda sama sekali tidak berhak marah. Berusahalah terus, jangan manja, dan jangan cengeng. Bisnis hanya untuk orang tangguh.

Wah … sudah hampir 2.500 kata nich. Bisa untuk bahan seminar nich. Tapi saya berikan kepada Anda secara gratis. Mudah-mudahan menjadi panduan cara berbisnis online Anda.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *