7 Kunci Sukses Menjalankan Bisnis MLM Online

Mau sukses menjalankan bisnis MLM Online?

Saya akan buka kunci, tips, rahasia, kiat, lengkah, dan tekniknya disini.

Bukan teori, tapi dari pengalaman pribadi.

Anda bisa mengikutinya, apa pun bisnis MLM yang Anda jalani.

Ini adalah salah satu peluang, dimana Anda bisa menjalankan bisnis ini di rumah.

Kunci-Kunci Sukses Menjalankan Bisnis MLM Online

kunci sukses menjalankan bisnis mlm

Jadi kang Rahmat ikut MLM?

Ya, tentu saja. Jika tidak bagaimana saya mau berbagi pengalaman melalui artikel ini?

Memang tetangga dan teman saya banyak yang belum mengetahui. Tapi jaringan saya bertumbuh dan saya sudah mendapatkan penghasilan rutin tiap bulan lho. Aneh?

Alasan saya menjalankan bisnis ini, tujuan utamanya ingin membantu orang-orang yang membutuhkan penghasilan tambahan dan ingin dijalankan di rumah dengan bisnis dan cara yang benar. Saya lihat, banyak orang yang terjebak ke berbagai bisnis yang tidak jelas seperti money game dan investasi penipuan.

Mengapa mereka seperti itu? Mungkin karena ketidaktahuan dan saya terpanggil untuk lebih menyebarluaskan bisnis MLM yang benar. Atau apa pun namanya yang skemanya sama atau mirip MLM.

Jika Anda penasaran saya gabung apa, saya bergabung dengan HNI-HPAI, sebuah perusahaan yang bergerak untuk memasarkan produk-produk halal. Mau gabung? Bisa kunjungi website HPA Sukses. Promosi dikit, tidak apa-apa, memang harus.

Tapi, artikel ini saya tujukan untuk bukan untuk promosi bisnis saya. Saya hanya ingin berbagi pengalaman saya menjalani bisnis MLM sampai menghasilkan, sehingga bisa Anda terapkan apa pun bisnis Anda.

Kunci Sukses #1: Pilih MLM Yang Benar

Apakah harus HNI-HPAI? Tentu tidak, masih ada MLM atau perusahaan sejenis yang merupakan perusahaan yang benar. Katanya, untuk memastikan bahwa perusahaan itu adalah bisnis MLM yang benar, perusahaan itu sudah terdaftar di APLI.

Bagaimana dengan legalitas dari pemerintah? Pastinya jika sudah terdaftar di APLI, legalitas pemerintah menjadi sebuah syarat. Sementara memiliki legalitas pemerintah, belum tentu terdaftar di APLI.

APLI bertujuan untuk menyaring perusahaan-perusahaan yang menjalankan skema yang benar, bukan penipuan dan bukan money game.

Bagi saya sendiri, saya memiliki tambahan kriteria, yaitu halal. Bahkan sebenarnya ini kriteria pertama saya. Saya gabung HNI-HPAI bukan karena ajakan seseorang, tetapi saya sendiri yang mencari bisnis yang halal. Ya, setelah saya terpanggil, saya mencari bisnis yang tepat.

Yang pertama kali yang saya cari adalah yang halal baik produk dan sistem. Semua orang bisa mengaku halal, namun yang memiliki wewenang adalah Dewan Syariah Nasional MUI (DSN MUI). Perusahaan yang memenuhi syarat akan mendapatkan sertifikat.

Jangan terkecoh, di sertifikat itu harus tertulis nama perusahaannya. Dulu ada teman yang mengajak bergabung dengan sebuah MLM. Saya tanyakan sudah dapat sertifikat DSN belum. Katanya sudah. Ternyata dia memberikan file pdf fatwa MUI.

Fatwa MUI itu bukan sertifikat. Fatwa MUI itu bersifat umum yang menjelaskan kriteria-kriteria bisnis MLM atau pemasaran berjenjang yang sesuai dengan syariat Islam. Jika sudah sesuai dengan kriteria itu yang diverifikasi oleh DSN, barulah bisa mendapatkan sertifikat.

Alhamdulillah HPAI (PT HPA Indonesia sekarang dikenal dengan HNI HPAI) sudah mendapatkan sertifikat itu. Tentu bukan hanya HPAI, masih ada perusahaan lain. Tapi saya tidak mau menyebutnya. Silahkan cari sendiri.

Jika Anda berada di MLM yang tidak memenuhi syarat, mungkin kunci dan trik yang akan saya beberkan disini tidak akan berguna, karena secara konsep juga berbeda. Kecuali jika dari segi sistem dan produk sudah sesuai dengan kriteria APLI dan MUI hanya saja belum terdaftar.

Salah satu ciri umum sebuah MLM yg sesuai dengan itu adalah menjual produk fisik dan menggunakan jaringan sistem matahari, bukan binari. Sistem binari adalah sistem yang hanya menggunakan 2 kaki. Saya tidak akan membahasnya disini.

Kunci Sukses #2: Fahami Bisnis Anda

Cara sukses menjalankan bisnis MLM baik secara online maupun offline adalah memahami bisnis Anda. Anda harus memahami apa disebut marketing plan dan memahami produk-produk yang ada di dalamnya (product knowledge).

Banyak orang yang bingung setelah gabung mau ngapain, maka saran saya mulai dengan mempelajari bisnis Anda. Fahami marketing plan, fahami produk-produknya, dan tentu sistem menjalankan bisnis.

Marketing Plan

Memahami marketing plan agar Anda sudah bisa membayangkan kerangka dan strategi Anda membangun jaringan. Jika Anda melihat marketing plan sangat rumit, tidak usah khawatir Anda hanya perlu memahami garis besarnya saja. Silahkan tanya ke upline Anda, apa garis besarnya marketing plan tersebut.

Namun dari apa yang saya fahami dari berbagai marketing plan yang pernah saya baca, intinya adalah perusahaan akan memberikan bonus atas usaha Anda dalam:

  • Penjualan pribadi (atau penggunaan pribadi)
  • Penjualan group Anda (member dibawah Anda maksudnya)
  • Pembinaan yang Anda lakukan (dilihat dari berapa banyak yang sukses)

Yah itu intinya. Pada kenyataannya akan banyak hal lainnya dan detil angka-angka yang tentu akan berbeda untuk setiap perusahaan. Nah dengan memahami konsep ini, garis besarnya Anda sudah mengetahui cara sukses menjalani bisnis MLM yaitu dengan meningkatkan ketiga hal diatas.

Di perusahaan saya namanya Success Plan, entah di perusahaan lain, mungkin namanya bisa berbeda juga. Intinya adalah sebuah penjelasan yang menjelaskan bagaimana sistem meraih bonus dan prestasi di perusahaan tersebut.

Product Knowledge

Pada intinya yang namanya marketing adalah menjual produk. Jika perusahaan Anda bisa berkembang tanpa menjual produk, itu ada yang salah. MLM yang benar adalah jika bonus yang Anda dapatkan dari penjualan produk, BUKAN dari biaya pendaftaran. Ini bisa menjadi ciri MLM yang benar, pendaftarannya murah, hanya biaya admin, pembuatan kartu, dan starter kit.

Karena MLM yang benar fokus pada produk, maka Anda harus memahami produk Anda. Bagaimana Anda bisa menjual produk jika Anda tidak memahami produk.

Salah satu cara memahami produk yang efektif adalah Anda menjadi pengguna produk tersebut. Selain mengetahui apa saja fitur dan manfaat, juga Anda sudah merasakan sendiri manfaatnya.

Tidak harus menjadi pengguna sich. Anda tidak harus menggunakan obat wasir, jika Anda tidak sakit wasir. Tapi Anda bisa mempelajari khasiat dan manfaat obat wasir tersebut. Supaya Anda bisa menjelaskan kepada orang lain.

Yang dimaksud menjual itu ada dua cara:

  • Menjual produk supaya orang mau bergabung menjadi anggota, keuntungan dari poin
  • Menjual produk ke konsumen (bukan member) dan Anda akan mendapatkan keuntungan dari selisih harga member dan harga non member

Mana yang bagus? Kalau saya keduanya. Tapi itu juga tergantung perusahaan di tempat Anda. Nanti kita bahas.

Bagaimana jika produknya banyak? Bertahaplah. Anda bisa mulai dengan memahami 1 atau beberapa produk dan fokus untuk menawarkan produk tersebut. Setelah itu baru bisa mempelajari yang lain. Shabar saja, pelajari satu per satu.

Fahami Juga Sistem Menjalankan Bisnis

Kadang banyak orang yang bingung setelah bergabung. Tanyakan kepada upline Anda, apa saja yang harus dilakukan. Biasanya perusahaan punya success system yang bisa Anda ikuti langkah demi langkahnya.

Kadang ada juga support team yang sudah merancang sistem yang bisa Anda lakukan dengan mudah.

Jadi jangan bilang bingung, tanyakan dan tanyakan. Jika Anda bergabung melalui website support team, biasanya di member area sudah disiapkan panduannya, seperti di HPA Sukses.

Kunci Sukses menjalankan Bisnis MLM Online #3: Taktik Pemasaran Yang Elegant

Ada anekdot, pemain MLM itu mirip dengan teroris, harus dijauhi katanya. Orang kadang merasa risih dan tidak nyaman kalau deket-deket dengan orang MLM. Kalau temenan sama orang MLM di facebook, rusak dech time line kita, akhirnya hapus pertemanan.

Kenapa ini bisa terjadi?

Karena banyak pemain pemula yang menjalankan bisnis MLM secara online dengan cara-cara yang kurang atau tidak etis bahkan dengan cara SPAM. Semangat harus, tetapi menghalalkan segala cara akan merusak bisnis Anda sendiri.

Contoh praktis menawarkan bisnis dengan tidak etis di Facebook:

  • Inbox semua teman Anda langsung menawarkan bisnis Anda.
  • Komentar di status teman Anda, setiap teman Anda membuat status kemudian Anda komentar dengan isi menawarkan bisnis Anda.
  • Terus-menerus menulis status tentang bisnis Anda.
  • Masuk ke berbagai group, terus mempromosikan bisnis Anda.
  • Komentar di status fan page yang Anda like untuk menawarkan bisnis Anda.

“Itu kan sah sah saja!”

Terserah Anda jika mengatakan sah. Namun yang jelas ini mengganggu banyak orang dan menjadikan citra bisnis ini menjadi buruk. Banyak orang yang tidak tidak sukses.

Bahkan, dengan cara pemasaran yang baik pun ada saja orang marah, apalagi dengan cara yang tidak etis.

“Tapi, tidak ada yang marah sama saya.”

Orang sudah muak, percuma marah juga, orang yang melakukan itu banyak. Bisa jadi Anda di unfriend, diblock atau diabaikan. Yang jelas tidak baik untuk bisnis Anda dan merusak citra bisnis ini secara umum.

Masih ada cara yang elegant, yang bisa Anda lakukan, yaitu:

  1. Pelajari teknik menjual yang soft (halus) dan terselubung. Gunakan ini saat Anda menulis status di Facebook.
  2. Bangun personal branding dengan menampilkan kelebihan Anda, sehingga Anda menjadi orang yang dipercaya.
  3. Pasarkan dengan teknik SEO. Dengan SEO Anda menawarkan kepada orang yang mencarinya, jadi mereka akan senang. Ini adalah teknik favorit saya.

Yang Anda perlu belajar berbagai teknik pemasaran yang benar, bukan NYEPAM atau mengganggu banyak orang. Masih banyak teknik pemasaran online yang bisa Anda.

Logikanya, jika Anda mau menjalankan usaha Network Marketing secara online, maka belajarlah teknik-teknik pemasaran online.

Kunci Sukses #4: Bisnis Adalah Permainan Angka

Bisnis adalah peluang, tidak ada yang menjamin sukses dalam 1 kali tembakan. Tahukah Anda, tidak semua tembakan Ronaldo atau Messi yang menjadi goal? Padahal mereka adalah 2 orang paling ahli dalam dunia sepak bola saat ini.

Dari sekian banyak tembakan, ada yang berhasil ada yang meleset. Begitu juga dengan Anda, dalam banyak menawarkan akan ada yang menerima dan yang menolak. Satu-satunya cara agar lebih banyak yang menerima adalah lebih banyak lagi menawarkan.

Begitu juga dengan frontline. Misalnya menurut marketing plan Anda, untuk naik pangkat harus memiliki 6 front line dengan pangkat tertentu. Kemudian Anda hanya merekrut 6 front line, berharap semuanya sukses sampai pangkat tertentu.

Hey, siapa yang jamin? Apakah 6 orang itu dijamin akan sukses semuanya? Bahkan jika Anda fokus membina mereka, tidak ada jaminan mereka akan sukses semuanya.

Jangan buang waktu Anda dengan menggantungkan keberhasilan Anda kepada 6 orang itu. Banyn forntline yang banyak. Semakin banyak frontline Anda, maka peluang menghasilkan 6 orang yang sukses akan semakin besar.

“Tapi di MLM saya, frontline dibatasi.”

Saya sudah katakan sejak awal, strategi yang saya jelaskan di artikel ini tidak akan berlaku untuk semua MLM dan semua orang.

Jika frontline Anda dibatasi, maka peluang sukses Anda dibatasi juga. Saya mau ngomong apa lagi. Bisnis adalah permainan angka.

Jadi, untuk menaikan peluang sukses Anda, perbanyak menawarkan (dengan cara pemasaran yang baik) dan perbanyak frontline Anda.

Punya banyak downline frontline itu banyak keuntungannya. Seperti dijelaskan diatas, memperbesar peluang mendapatkan downline yang berhasil. Jika Anda punya 100 orang frontline, 10% diantara mereka berhasil, maka Anda akan punya 10 orang frontline berhasil.

Kalau Anda punya 10 orang frontline, dan 10% yang berhasil, maka tinggal 1 orang. Pangkat Anda tidak akan pernah naik.

Faktanya, tingkat keberhasilan MLM itu dibawah 5%.

Kunci Sukses #5: Kembangkan Sikap Mandiri Pada Diri Sendiri dan Downline

Anda harus mengembangkan sikap mandiri dalam MLM. Memang ada upline, tapi hidup Anda jangan tegantung upline. Yang menentukan sukses atau tidaknya Anda adalah Anda sendiri. Upline hanyalah membantu, bukan menggantikan Anda. Upline memang membantu, tetapi bukan pembantu.

Bagaimana jika upline Anda cuek saja? So what? Anda mau sukses? Ya berusahalah, tanpa harus bergantung kepada upline. Adalah bagus mendapatkan upline yang peduli, tetapi jika tidak, itu pun bukan alasan Anda untuk menyerah.

Sukses Anda ditentukan oleh Anda sendiri.

Jika Anda membutuhkan informasi dan bantuan, ada upline diatas upline Anda. Cari dan katakan bahwa Anda adalah downline dia dan berkomitmen mau sukses. Jika Anda ketemu dengan upline yang serius, dia pasti senang bertemu dengan orang yang punya komitmen.

Upline bertugas untuk membimbing dan mengarahkan Anda, bukan menggantikan tempat Anda, bukan mengerjakan pekerjaan yang seharusnya Anda kerjakan. Merekrut downline Anda adalah tugas Anda, bukan upline Anda. Upline mungkin mengajari Anda cara merekrut, tetapi bukan melakukannya untuk Anda.

Begitu juga dengan Anda, setelah punya downline, binalah mereka supaya mandiri. Latihlah mereka supaya mereka bisa menjalankan sendiri. Bukan mengerjakan yang seharusnya mereka lakukan.

Jangan pernah mencarikan downline untuk downline Anda. Anda juga jangan harap dicarikan downline oleh upline Anda. Kembangkan sikap mandiri sehingga setiap orang akan berusaha untuk dirinya sendiri. Dengan cara inilah bisnis akan berkembang.

Praktek MLM yang ada “limpahan” downline, menurut saya bukan praktek yang benar.

Jika Anda terus menerus mendapatkan downline, daftarkan saja langsung dibawah Anda, sebanyak apa pun nantinya. Jangan dilimpahkan. Biarkan downline mencari downline untuk dirinya sendiri.

Kunci Sukses #6: Ketekunan Bisa Mengalahkan Banyak Hal

Sebenarnya tidak perlu teknik pemasaran yang tinggi. Cukup yang sederhana saja. Misalnya saya tidak mengajarkan teknik SEO canggih ke downline saya, cukup yang sederhana saja.

Kuncinya adalah tekun dalam menjalankannya. Meski Anda tidak memahami teknik SEO yang canggih, hanya yang basic saja, tetapi jika tekun, peluang berhasilnya akan lebih besar dibanding yang tidak tekun meski jago SEO.

Bahkan, jika Anda tekun cukup dengan 1 downline per bulan, kemudian mengajarkan downline Anda untuk tekun juga mendapatkan 1 downline dalam 1 bulan, ini akan menghasilkan. Anda akan sukses dimasa mendatang.

Bisnis MLM adalah bisnis marathon. Bukan bisnis cepat kaya. Teruslah tekun membangun jaringan meski pun lambat, jika terus tekun dijalankan, akan menghasilkan.

Tentu akan lebih baik jika bisa merekrut puluhan atau ratusan downline per bulan. Tapi jika belum bisa, tekunlah meski pun hanya satu.

Bahkan saya sarankan, bagi pemula, tekunlah pada proses, jangan mikirin hasil dulu. Bagi yang SEO, tekunlah menjalankan teknik pemasaran SEO. Bagi yang menggunakan facebook marketing, tekunlah menulis status yang baik.

Dan yang lebih penting adalah tekunlah belajar. Jika Anda masih banyak yang bingung, artinya Anda kurang tekun belajar.

Pikirkanlah misalnya, kisah Nabi Muhammad saw yang hebat dan menakjubkan. Tinjaulah kehidupannya, bandingkan beliau dengan orang-orang berprestasi dari zaman modern, dan perhatikan betapa mereka punya ciri khas menonjol yang sama,

… yakni ketekunan.

(Napoleon Hill, dalam bukunya Berpikir dan menjadi kaya).

Kunci Sukses #7: Fokus Jangan Jadi Kutu Loncat

Dunia online adalah dunia yang penuh gangguan dan pengalih perhatian. Ini tantangan besar jika Anda mau sukses dalam menjalankan bisnis MLM. Jika Anda mau menjadi orang sukses di bisnis MLM, Anda harus fokus. Tekun tidak bisa dilakukan jika Anda tidak fokus.

Ada 3 fokus yang harus Anda miliki:

  1. Fokus di bisnis MLM Anda, jangan pindah-pindah. Hanya ada satu kali kesempatan untuk pindah, yaitu pindah untuk bergabung dengan saya (he he, bercanda). Maksudnya, jika ternyata MLM yang Anda jalani sekarang tidak tepat, maka pindah ke yang benar dan fokus disana, jangan pindah-pindah lagi.
  2. Fokus dengan 1 teknik marketing. Teknik marketing itu banyak. Saran saya, pilih salah satu dan fokus di teknik itu. Bukan tidak boleh melakukan beberapa teknik. Anda hanya bisa nambah jika satu teknik yang sedang Anda jalankan sudah menghasilkan dan stabil.
  3. Fokus saat bekerja. Buat alokasi waktu setiap hari sesuai dengan kemampuan Anda. Misalnya Anda mampu mengalokasikan 2 jam setiap hari. Kemudian gunakan 2 jam itu khusus untuk mengembangkan bisnis Anda dan jangan tergoda untuk hal lain, seperti membaca status facebook orang lain, membaca berita, debat, bergosip ria, dan sebagainya.

Satu lagi, jika Anda bingung mau ngapain dalam bisnis pemasaran jaringan, maka fokus saja pada sistem yang sudah dibuat oleh perusahaan dan tim support Anda. Tanyakan pada upline, langkah apa saja yang harus dilakukan, dan fokuslah menjalankannya.

Fokus dan tekun bisa menjadi rahasia sukses Anda. Jika Anda tidak punya yang lainnya, seperti tidak punya skill tinggi, tidak punya modal banyak, tidak punya waktu banyak, maka miliki fokus dan tekun. Anda akan sukses, in syaa Allah.

Penutup

Apa yang dijelaskan disini adalah cara sukses menjalankan bisnis MLM yang saya yakini dan saya lakukan. Mungkin Anda tidak sependapat, maka lakukan saja yang Anda yakini. Pendekatan untuk meraih sukses itu banyak, tidak perlu dipermasalahkan, yang penting sukses.

Saya hanya berharap apa yang dijelaskan disini bisa membantu Anda yang sedang atau akan menggeluti bisnis MLM agar berhasil dengan cara yang benar dan elegan tanpa harus menjadi pengganggu orang lain.

MLM bukanlah bisnis cepat kaya. MLM juga bukan bisnis ajaib, cukup daftar kemudian uang mengalir. TIDAK. Bisnis adalah bisnis, harus dijalankan dengan sistem dan tahapan tertentu, membutuhkan fokus dan ketekunan untuk meraih sukses dalam menjalani bisnis MLM secara online maupun offline.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *