10 Tips Sukses Usaha Rumahan Menjadi Bisnis Besar

Tips sukses usaha rumahan ini penting untuk Anda baca.

Bukan sekedar tips biasa, tetapi bagaimana agar bisnis rumahan Anda nanti bisa menjadi besar.

Bisa menjadi perusahaan besar dengan omset yang besar pula.

Anda bisa memulai bisnis rumahan sekedar menambah penghasilan.

Untuk awal bisa jadi tujuan itu, tetapi jika dikelola dengan baik, tidak sedikit bisnis rumahan berubah menjadi bisnis raksasa.

Apple awalnya bisnis rumahan, di garasi, namun kini menjadi perusahaan raksasa di dunia.

10 Tips Sukses Usaha Rumahan Menjadi Bisnis Besar

Tips Sukses Usaha Rumahan

Tips #1: Belajarlah Bekerjasama Dengan Orang Lain

Tidak ada bisnis besar yang dikelola sendiri. Anda tidak bisa menjadi superman melakukan segalanya sendiri. Anda butuh partner dan butuh tim untuk mewujudkan hal-hal yang besar.

Untuk memulai, boleh saja Anda melakukan sendirian. Tapi jalinlah jaringan dan mulailah belajar bekerjasama dengan orang lain.

Tidak semua bisa kita lakukan sendiri. Untuk suatu hal, kita akan membutuhkan bantuan orang lain. Jika ada sesuatu skill yang tidak bisa lakukan dengan baik, maka carilah ahlinya. Jika kita tidak memiliki sumber daya tertentu, carilah yang memilikinya.

Orang yang terus-terusan menjalankan usaha rumahan sendirian, akan sulit menjadi besar. Mungkin bisa bertahan, tetapi tidak menjadi besar.

Tips #2: Bersikaplah Tegas

Dalam bisnis kita akan bertemu dengan kondisi yang membutuhkan keputusan dengan cepat. Anda harus belajar cara menilai keadaan dengan cepat, sehingga mengambil keputusan dengan cepat pula.

Menunda-nunda keputusan artinya membuang waktu. Membuang waktu artinya membuang uang. Time is money. Ambil keputusan dengan segera. Bersikaplah tegas.

Lambat mengambil keputusan akan menjadikan Anda kehilangan banyak peluang. Untuk meraih peluang, Anda harus cepat mengambil keputusan atau peluang itu lewat begitu saja. Banyak yang mengatakan peluang tidak datang dua kali.

Kalau pun datang lagi, tetap saja Anda akan menunggu dan membuang waktu. Ada ilmunya bagaimana cara mengambil keputusan. Belajarlah agar Anda bisa cepat mengambil keputusan.

Jangan takut salah mengambil keputusan. Lambat mengambil keputusan rugi, kehilangan peluang juga rugi, kesalahan mengambil keputusan rugi. Bedanya, jika Anda cepat mengambil keputusan kemudian salah, Anda akan cepat memperbaikinya.

Lama-lama mengambil keputusan tidak menjamin akan tepat, yang pasti waktu terbuang. Manfaat cepat mengambil keputusan juga adalah kita bisa cepat mengambil peluang sebelum diambil oleh orang lain.

Tips #3: Belajar Tekun

Salah satu masalah yang sering terjadi bagi yang memulai bisnis rumahan adalah terlalu cepat berhenti dan beralih ke bisnis yang lain. Terlalu cepat berhenti sebenarnya akan membawa Anda kepada satu kegagalan ke kegagalan yang lain.

Banyak usaha yang membutuhkan ketekunan yang cukup untuk berhasil. Jangan cepat menyerah mengatakan gagal padahal Anda sendiri yang kurang tekun dalam menjalankan.

Kekuatan tekun itu luar biasa. Kekurangan finansial dan kekuarang sekil seringkali bisa diatasi dengan ketekunan. Ketekunan bisa mengejar kekurangan kita.

Seringkali saya lihat, orang yang berhasil itu bukanlah orang yang peling besar modalnya atau peling pintar, tetapi mereka yang paling tekun dalam menjalankan bisnisnya.

Mulailah berlajar tekun. Kadang membaca artikel sependek ini pun masih saja ada yang malas dan menutupnya dengan segera. Bagaimana Anda bisa berhasil mengerjakan pekerjaan lebih sulit jika pekerjaan mudah saja sudah cepat malas dan tidak menyelesaikannya.

Tips #4: Terbuka Dengan Gagasan Baru

Gagasan baru bukan ide-ide bisnis baru. Tapi gagasan-gagasan baru terhadap bisnis Anda saat ini. Misalnya produk baru, cara pemasaran baru, cara operasional baru, bahan baru, orang baru, dan sebagainya.

Seringkali kemajuan bisa kita dapatkan jika kita mencoba gagasan baru. Gagasan baru bisa menjadikan bisnis Anda lebih maju,

Bukan berarti semua gagasan baru diterima. Tetapi kita memiliki sikap terbuka untuk mengevaluasi gagasan baru. Bisa jadi gagasan baru itu memang bagus dan bermanfaat buat bisnis Anda.

Jangan tertutup dengan gagasan baru. Artinya Anda tidak mau, bahkan hanya memikirkannya, apalagi menerapkan gagasan baru dalam bisnis Anda.

Mulailah siap dengan catatan yang selalu Anda bawa. Catat setiap ide yang Anda temukan. Coba lihat bisnis yang berbeda, adalah ide bisnis bahkan industri yang berbeda bisa diterapkan dalam bisnis Anda?

Tips #5: Belajar Berani Mengambil Resiko

Dalam bisnis itu selalu ada resiko. Bahkan banyak yang mengatakan bahwa resiko sebanding dengan hasilnya. Untuk meraih hasil yang besar, Anda harus berani mengambil resiko yang besar pula.

Sebagai contoh, biaya iklan itu sangat beresiko. Kegagalan iklan, maka hilanglah uang Anda. Namun bagaimana Anda akan meningkatkan penjualan jika tidak mau beriklan?

Mulailah belajar berani mengambil resiko. Anggarkan sebagian uang Anda untuk beriklan dan siapkan untuk rugi. Misalnya Anda menyisihkan Rp 1.000.000 untuk memasang iklan di koran. Kalau gagal, coba lagi. Sampai Anda cukup berani mengambil resiko.

Tentu ada ilmunya untuk mengurangi resiko. Anda perlu belajar tentang iklan. Namun punya ilmu dan strategi tanpa keberanian mengambil resiko, semuanya akan percuma.

Dalam dunia iklan ada yang disebut tes dan ukur. Artinya Anda menguji berbagai iklan untuk mendapatkan iklan terbaik. Anda tidak akan bisa melakukan ini jika tidak berani mengambil resiko.

Usaha apa pun akan selalu berdekatan dengan resiko. Jika Anda mau bisnis Anda besar, belajarlah untuk berani mengambil resiko. Resiko merupakan bagian yang tak terpisahkan dalam menjalankan usaha.

Tips #6: Sisihkan Untuk Re-invest

Harus ada sebagian dari keuntungan Anda yang Anda simpan dan tabung untuk kemudian diinvestasikan lagi. Dengan cara inilah bisnis Anda akan berkembang. Anda harus terus-menerus membesarkan bisnis Anda dengan menambah aset.

Kesalahan yang sering kali terjadi adalah keinginan untuk segera menikmati hasil. Saat usaha mulai berjalan banyak yang langsung memikirkan untuk mencicil motor baru, mobil baru, atau rumah baru. Boleh sich, tapi jangan terlalu cepat.

Akan lebih baik untuk mengivestasikan lagi keuntungan Anda. Tahan sebentar kesenangan sambil bisnis Anda lebih kuat.

Adalah Anda bisa mencicil mobil saat usaha Anda memiliki penghasilan Rp 15.000.000 dengan cicilan Rp 5.000.000 perbulannya. Kenapa tidak Anda berusaha dulu menjadikan bisnis Anda berpenghasilan Rp 30.000.000 baru kemudian mencicil mobil?

Saat penghasilan masih pas-pasan, kemudian Anda terjebak untuk mencicil mobil, maka akan lebih sedikit keuntungan yang bisa Anda sisihkan untuk re-invest. Itu pun dengan asumi bisnis berjalan lancar.

Namun jika Anda bershabar membangun bisnis atau aset sampai penghasilan yang cukup besar, Anda masih bisa re-invest meski harus mencicil mobil.

Bershabarlah untuk kesenangan, fokus dulu re-invest.

Tips #7: Ingatlah Waktu adalah Uang

Sebagai pebisnis rumahan dimana sumber daya dan aset yang minim, maka tidak ada yang lebih berharga lagi selain waktu. Jangan sia-siakan waktu. Manfaatkan dengan baik.

Ingatlah waktu adalah uang, membuang waktu sama dengan membuang uang.

Anda tentu harus ada waktu untuk keluarga dan bersang-senang. Yang tidak boleh adalah membuang waktu percuma seperti banyak mengerjakan berbagai hal tidak perlu.

Terlalu sering membuka facebook, terlalu sering nonton TV, terlalu lama-lama mengonrol sama teman, atau melakukan berbagai hal yang nilainya rendah padahal bisa didelegasikan.

Tips #8: Orientasi Pada Menyelesaikan

Saya suka memberikan analogi seperti ini. Misalnya Anda punya 5 proyek dan waktu Anda terbagi mengerjakan 5 proyek. Masing-masing sudah terselesaikan 20%.

Bandingkan dengan Anda hanya menangani 1 proyek dan dengan waktu yang sama, proyek tersebut selesai.

Mana yang menghasilkan uang?

Ya, lebih baik 1 proyek selesai dibandingkan 5 proyek yang tidak selesai.

Bukan hanya proyek, apa pun pekerjaan Anda usahakan selesaikan. Jangan sampai banyak pekerjaan yang setengah selesai. Membuang waktu tanpa hasil.

Selesai akan lebih menghasilkan dibandingkan belum selesai karena menunggu sempurna. Done better than perpect.

Tips #9: Kembangkan Kreativitas Anda

Selain waktu, aset yang paling berharga bagi pengusaha di rumah adalah kreativitas. Anda membutuhkan kreativitas untuk menghasilkan ide-ide produk baru, modifikasi produk yang ada, ide-ide pemasaran, dan ide-ide untuk menyelesaikan masalah.

Kabar baiknya, kreativitas bukanlah bakat. Siapa pun bisa mengembangkan kreativitas, bisa dipelajari. Salah satunya Anda bisa belajar kreativitas disini.

Tips #10: Bayangkan Apa Yang Dapat Uang Perbuat Untuk Keluarga Anda

Uang memang bukan segalanya. Anda memulai usaha di rumah karena butuh tambahan uang bukan? Meski kita tidak boleh menuhankan uang dan menjadikan uang segala-galanya, tetapi Anda bisa menjadikan uang sebagai motivasi.

Apa yang bisa Anda lakukan untuk keluarga tercinta saat Anda sudah berhasil menghasilkan uang banyak? Anda bisa memberikan rumah yang nyaman, kendaraan yang nyaman, berangkat umroh bersama-sama, dan sebagainya.

Pikirkan ini, mudah-mudahan bisa menjadi motivasi agar kita terus berusaha dengan keras.

Mudah-mudahan Tips Sukses Usaha Rumahan bisa bermanfaat untuk Anda sehingga kelak Anda memiliki bisnis yang tidak hanya skala rumahan, tetapi sudah menjadi perusahaan besar.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *